Home Disway - Dahlan Iskan

Disway - Dahlan Iskan

Prestasi BTP – DI’s Way

"Orang berprestasi cenderung sukses ditempatkan di mana pun".   Itu sering saya ucapkan di mana-mana. Di berbagai forum. Terutana forum SDM. Atau di depan kuliah umum di kampus.   Kesimpulan itu datang dari pengalaman panjang --30 tahun menggeluti dunia manajemen. Baik di orsos, pesantren, di perusahaan swasta, di BUMN.   Apakah Ahok --ups, maafkan-- apakah...
Setelah melalui penilaian yang dilakukan tim DI's Way, nama-nama di bawah ini diputuskan sebagai pemenang Bulan Bahasa. Pemenang ini terdiri dari dua kategori. Yakni kategori komentar untuk unggahan public figure di media sosial dan pemenang untuk koreksi tulisan yang muncul di DI's Way. Harap para pemenang menghubungi tim DI's Way melalui...

Bazaar Danza – DI’s Way

  "Ini persis seperti di pasar Jerusalem," ujar anak muda itu. "Saya tidak merasa sedang di ibu kota Xinjiang," tambahnya.    Yang mengatakan itu adalah turis. Sepasang muda-mudi. Asal Israel. Yang ke Xinjiang untuk pertama kali.   "Anda seperti Jesus," ujar saya padanya.   "Banyak yang mengatakan seperti itu," jawabnya tersipu. Sambil memeluk sang pacar.     Wajahnya, rambutnya...

Djaduk Butet – DI’s Way

Harusnya Djaduk Ferianto menjalani operasi jantung. Hari-hari kemarin. Dokter sudah mengharuskan jantungnya harus dipasangi ring.    Tapi Sabtu lusa akan ada perhelatan musik di Jogja: Ngayogjazz. Yang lagi diusahakan menjadi legendaris itu. Yang Djaduk memegang peran sentral di dalamnya.   Hanya lima hari sebelum konser itu, Rabu dini hari kemarin --Anda sudah tahu--...
Seumur-umur, baru kali ini juga saya membaca tulisan tanggapan terhadap tulisan Dahlan Iskan. Biasanya dinikmati saja. Tulisan Dahlan berjudul, "Revolusi Fahri". Sedangkan tulisan tanggapannya berjudul, "PKS dan Revolusi Kopi". Penulisnya Sapto Waluyo dari Center for Indonesian Reform, tapi lebih tepat sebagai buzzer PKS saja. Jadi, kelasnya memang terasa beda...

Pengusaha Terseret – DI’s Way

Acaranya makan siang. Dengan delapan pengusaha besar di Jakarta. Hanya makan siang. Masakan Italia. Di Shangri-La Hotel.    Saya memanfaatkannya untuk survei kecil-kecilan. Saya tanya mereka satu persatu. Saya ingin tahu keadaan ekonomi Indonesia yang akan datang.    Pertanyaan saya sama --meski usaha pokok mereka tidak ada yang sama: Apakah tahun depan usaha...

PKS dan Revolusi Kopi – DI’s Way

Oleh: Sapto Waluyo (Direktur Center for Indonesian Reform) Kembali jurnalis senior Dahlan Iskan (selanjutnya DI) menulis tentang PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Dulu DI pernah menyampaikan opini positifnya tentang kemunculan Partai Keadilan (PK) sebagai embrio PKS dan sekarang menulis tentang ‘Revolusi Fahri’ yang akan mendeklarasikan partai baru. Tentu adalah hak DI untuk...

Bangga Claudia – DI’s Way

  Wartawan Radar Cirebon saya minta ke Grage City Mall. Ke lantai 2. Di situ ada gerai cepat saji. Namanya sangat masa kini: Pota Friend.   "Tutup pak," ujar Ade Goestiana, wartawan tersebut. Ke mana pemiliknya?    "Sejak putrinya masuk final, tidak jualan lagi," ujar pemilik gerai di sebelahnya.   Pemilik kios itu seorang ibu Tionghoa....

Putusan Ayodhya – DI’s Way

Satu masjid.   Ribuan orang tewas.    Entah masih akan berapa ribu lagi.   Tergantung apa yang akan terjadi berikutnya. Setelah ada putusan mahkamah agung Sabtu kemarin.   Ini bukan sembarang masjid: Masjid di Ayodhya, sekitar 500 km di timur New Delhi. Juga disebut Masjid Babri. Yang sejarahnya begitu panjang. Yang menyimpan dendam begitu dalam.   Masjid itu dibangun...

Ibu Kota Sepaku – DI’s Way

  Saya ke ibu kota Indonesia. Sabtu kemarin. Setelah acara wisuda di Universitas Mulia Balikpapan.    Ke sebelah mananya?   Ke pinggirnya.   Belum bisa ke tengahnya? Belum ada jalan ke situ.    Dan lagi saya juga belum tahu --di kordinat mana tengahnya itu.   "Sudah 2000 orang minta pindah KTP ke Balikpapan," ujar Wali Kota Rizal Effendi --saat memberi...