Home Disway - Dahlan Iskan

Disway - Dahlan Iskan

 Oleh: Dahlan Iskan Justru di Amerika. Minggu lalu. Saya baru tahu. Di Indonesia ada gereja bernama ini: Abbalove.Saya tidak menyangka. Akan semeja di restoran Italia. Di Houston, Amerika. Makan malam bersama. Dengan wanita muda. Cantik pula. Elizabeth namanya.Dia wanita Indonesia. Tinggal di Houston sudah lama. Kelahiran Mamassa. Di pedalaman Sulawesi...
 Akhirnya saya sadar. Bahwa saya telah berada di dalam masjid Syiah. Bayangan saya pun flash back: ingat saat saya ke kota suci Qum, Iran. Enam tahun lalu.Ingat saat saya ke Iraq. Lima tahun lalu: ke makam Syeikh Abdul Qadir Jaelani di Baghdad. Dan ke masjid Sayidina Hussein di Karbala.Saya...

Porang Komersial – DI’s Way

Dulu saya yang anjur-anjurkan. Sekarang giliran saya yang harus belajar. Ternyata porang sudah jadi tanaman komersial. Bukan lagi sekedar tanaman sela. Saya diminta membuktikan sendiri. Ke pegunungan. Ke pedesaan di antara Ponorogo-Trenggalek-Pacitan. Sekarang lagi musim panen Porang. "Saya mengaku kalah," kata saya pada pak Marnianto, petani Porang di Desa Ngrayun, pedalaman...

Jantung Maraton – DI’s Way

 Saya tunda dulu menulis soal mati lampu. Saya batalkan juga menulis soal demo Hongkong. Yang masih terus berlanjut --dan kian brutal. Saya elus dada dulu melihat kian banyaknya orang ditembaki. Di Amerika --karena rasis. Saya harus menulis yang satu ini dulu: pelari maraton yang meninggal dunia. Di Surabaya. Minggu pagi...

Amazon Ngambek – DI’s Way

Amazon ngambek: tidak jadi bangun kantor induk di New York City.Amazon marah pada politisi: mereka harus belajar dasar-dasar matematika.Hari valentine kemarin ditandai dengan perceraian. Antara Amazon dan kota New York.Wali kota New York, Bill de Blasio, memang mati-matian berjuang. Agar Amazon mau pindah ke New York. Perusahaan terbesar di...
"Dari menjenguk Bu Ani Yudhoyono ya pak?"    Saya kaget. Kok tiba-tiba mendapat pertanyaan seperti  itu. Saat saya turun dari pesawat di Juanda. Yang membawa saya pulang dari Singapura.   Yang bertanya itu seorang wanita muda. Cantik. Modis. Dia sendirian. Satu pesawat dengan saya. "Suami saya juga kena leukemia," ujarnya. "Di rumah sakit yang...

Xi Jinping yang Tiada Tanding

Minggu ini amat bersejarah bagi Tiongkok: mencabut konstitusi yang membatasi masa jabatan presiden. Batasan dua periode tidak berlaku lagi. "MPR"-nya Tiongkok bersidang sejak Senin lalu. Itu sidang pleno lima tahunan. Seperti kita dulu punya Sidang Umum MPR.Di forum itulah apa saja yang sudah dilakukan Presiden selama lima tahun terakhir...
Saudara Saya Robert Lai (2)Oleh Dahlan IskanTahun 2004, subuh, saya dibangunkan oleh rasa ingin muntah. Ternyata muntah darah. Saya coba tampung di kedua telapak tangan sambil berjalan menuju toilet.Tapi tidak cukup. Banyak darah yang tumpah ke lantai. Saya baru memberitahu Robert Lai empat hari kemudian. Setelah dokter di Surabaya...

Pedicure Terpaksa – DI’S WAY

Kalau bukan karena setiap hari harus menulis saya tidak akan ke kios ini: pedicure! Inilah untuk pertama kalinya dalam 66 tahun hidup di dunia saya memotongkan kuku kaki di pedicure.Saya sudah membaca begitu banyak gaya hidup orang kota. Termasuk bagaimana kaum metrosexual harus merawat kuku kaki. Dengan mahalnya. Tapi...
Saudara Saya Robert Lai (4)Oleh Dahlan IskanPengorbanan Robert Lai untuk saya termasuk di bidang golf. Dia suka sekali main golf. Dia mengurangi banyak sekali hobbynya itu. Selama merawat saya kadang sebulan penuh Robert tidak main golf.Dia tahu saya tidak main golf. Dia juga tidak berhasil meyakinkan saya untuk mulai...