Home Disway - Dahlan Iskan

Disway - Dahlan Iskan

Menjenguk Bu Ani – DI’s Way

Di antara Kunming-Singapura itu saya ingat: saya nanti akan transit beberapa jam di Changi. Saya pun cari nomor WhatsApp (WA) ajudan Pak SBY. Atasan saya dulu. Yang Presiden Indonesia dua periode itu. "Bolehkah saya nanti menjenguk Ibu Ani Yudhoyono di rumah sakit?“ tulis saya. Saya tahu WA itu tidak bisa...
 Oleh: Dahlan Iskan Kok seperti tidak aman lagi. Kok seperti tidak tenang lagi. Kok seperti tidak damai lagi. Dunia ini.Presiden Trump sedang memaksakan dibentuknya Angkatan Luar Angkasa. Di Amerika. Di luar angkatan darat, laut dan udara. Panglimanya juga harus jendral bintang empat.Pentagon heboh: diterima atau ditolak. Terjadi pro-kontra. Mayoritas jendral menolak....

BPJS 100 Persen – DI’s Way

Bukan soal pelayanan yang membuat BPJS Kesehatan kali ini viral. Tetapi, rencana kenaikan iurannya. Yang saat ini sedang jadi pergunjingan.   Rencana kenaikan iuran itu menjadi salah satu berita paling dicari. Google Trend mencatat, sejak Kamis hingga kemarin (29-30/8), lebih dari 20 ribu kali ditelusuri.   Pergunjingan BPJS Kesehatan tak hanya terjadi di...

Dua Kewarganegaraan – DI’s Way

Anggun telah membuat saya harus bertemu dua doktor ini. Kemarin. Dua-duanya dosen. Di Fakultas Hukum, Universitas Lampung.   Keduanya sama-sama ahli hukum tatanegara: Dr. Budiono dan Dr. Yusdianto.    Kami pun mendiskusikan penyanyi Anggun C. Sasmi. Tentang unggahan di Instagram-nya. Isinya: dia meminta agar Indonesia menganut sistem dwi kewarganegaraan. Yakni agar warga negara...
 Oleh: Dahlan Iskan Sesekali lebaran di rumah sakit: istri saya baru keluar dari ICU di malam takbiran. Alhamdulillah juga. Pertanda baik. Toh bisa nonton pembukaan piala dunia di kamar perawatan. Yang kurang greget itu.Saya tidur di rumah sakit. Anak-anak saya ngurusi anak-anak mereka. Agar pukul 4.30 bisa bangun. Lalu kumpul...

Debat – DI’s Way

Menarikkah debat calon wakil presiden nanti malam? Kalau topik debatnya bisa diubah tentu kejadian di Selandia Baru lebih aktual. Juga sangat mendasar. Bagaimana seorang teroris memakai kamera di tubuhnya. Menyiarkan secara live aksinya: memarkir mobil, membuka bagasi, mengambil senjata api, memasuki masjid, menembaki jemaah yang lagi salat Jumat. Semua...
Saya jadi orang aneh. Dua hari terakhir ini. Jadi orang kuno.Misalnya tadi malam. Saat saya jalan-jalan di sebuah gang yang ramai di kota Amoy. Disebut juga kota Xiamen. Kota besarnya suku Hokkian.Saya mampir beli cakue. Di pinggir gang. Di pedagang kaki lima. Ternyata sayalah satu-satunya orang yang membayar dengan...
 Oleh: Dahlan Iskan Saya ikut penasaran: apa penyebab jatuhnya pesawat Lion itu. Kok terhempas begitu saja ke laut. Di utara Karawang Senin lalu itu.Tapi biarlah para ahli yang menganalisa.Kita sulit menyalahkan pesawat: pesawatnya baru. Sulit menyalahkan pengamanan bandara: tidak ada indikasi teroris. Sulit menyalahkan petugas darat: tidak ada indikasi kelebihan...
 Oleh: Dahlan Iskan Najib hanya satu malam di tahanan. Kemarin pagi Najib Razak sudah bisa kumpul keluarganya lagi: dengan jaminan yang satu juta ringgit. Atau sekitar Rp 1,5 miliar.Itulah hukum di Malaysia. Yang lebih banyak berdasar hukum di Inggris –negara yang menjajahnya dulu.Selasa lalu mantan perdana menteri itu ditangkap. Dengan...

Debat Dalam Bus

Saat debat calon presiden itu kami masih di Sungai Pinyuh. Di dalam bus. Dari Pontianak menuju Singkawang.Busnya bagus. TV-nya besar. Dilengkapi WIFI. Milik DAMRI.”Horeee, kita bisa lihat debat Capres di dalam bus,” ujar seorang penumpang. Teman baik saya. Ia pengusaha besar. Yang sejak tadi gelisah. Dikira tidak ada TV...