Daleman Via Vallen – DI’s Way

Via Vallen jadi perbincangan di dunia maya. Bukan karena aksi panggungnya. Tetapi curhatnya.  

 

Di akun Instagramnya @viavallen, dia menceritakan pengalamannya. Tentang ulah salah satu asisten rumah tangga (ART)-nya. 

 



Postingannya itu hingga Rabu (4/9) telah disukai 123.449 kali dengan 2.876 komentar. 

 

Curhat Via Vallen itu juga dibagikan beberapa akun gosip. Di antaranya @lambenyinyir yang telah disukai 16.855 kali dengan 663 komentar.

 

Melalui Instagramnya, Via Vallen menceritakan Art-nya. Yang masih muda dan rajin dalam bekerja. 

 

Tapi, belakangan diketahui diam-diam sering mengenakan pakaiannya. Yang mengejutkan, dalemannya juga sering dipakai ART-nya itu. 

 

Menurut Via, orang rumahnya pernah menegur ART-nya itu. Tetapi sang Art punya alasan. Barang yang dikenakannya memang sama dengan milik Via. Yang dibeli di online shop.

 

Via juga menceritakan, ART-nya sering membawa barang dari rumahnya. Bahkan uang juga. Sering ada uang hilang di kediamannya.

 

”Terakhir dia izin pulang lima hari karena ada acara, tapi udah lebih dari lima hari nggak balik juga,” tulisnya.

 

Via mengungkapkan, di zaman sekarang susah mencari ART yang masih muda, jujur, dan rajin.

 

”Kalian pernah punya pengalaman yang sama kaya aku begini nggak? Terus tindakan kalian apa?” tanyanya.

 

Curhat Via Vallen ini ditanggapi beragam komentar dari netizen. Ada yang menyatakan pernah merasakan hal sama. Ada juga yang menyarankan lapor ke polisi. 

 

Seperti disampaikan @dinkamahanggi. ”Sama persis. Mantan ART ku juga begitu, suka pakai baju ku, bahkan diposting di Facebook dia. Terakhir pergi izin pulang kampung, tapi nggak balik lagi dan nggak pamit. Nomor diblokir, dan ternyata dia juga bawa baju-baju suamiku. Sama persis kayak Mba Via Vallen,” tulisnya.

 

Sedangkan @anggiivallen menyarankan Via melapor ke polisi. ”Ya dipecat. Sudah ada tindak kriminalnya ambil uang dan lainnya. Mending dilaporin pihak berwajib, biar ada pembelajarannya. Wes kewanen kui mbak, sampek daleman aja dipake. Saiki lebih selektif pilih orangnya mba, kadang cuma baik di awal saja, kebaikannya ada unsur-unsur kejahatan,” katanya.

 

Curhat Via ini juga dikomentari akun Instagram @siehumaspolsekkembangan. Akun ini menyatakan memantau curhatnya Via Vallen. 

 

”Kami pantau,” tulis akun tersebut.

 

Saya yakin, pengalaman Via Vallen banyak juga dialami sebagian orang di negara ini. 

 

Karena itu, kita harus lebih teliti, ketika merekrut seseorang menjadi ART di rumah kita. 

 

Risiko selebriti. Jangan-jangan dia ingin jadi PRT hanya agar bisa merasakan celana dalam pujaan ya.(Wirahadikusumah)