Lagi galau dan bingung menentukan pilihan ?

Deka Adrianto Utomo

“Pilihan”. Satu kata tapi cukup menyita pikiran, jiwa dan rasa. Tiap kali dihadapkan pada sebuah pilihan, terkadang kita membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menimbangnya. Alasannya terkesan klasik, biar tidak salah pilih. Tapi kenapa terkadang waktu yang dibutuhkan untuk menimbang cukup lama ?. Bisa hitungan jam, hari, bulan, bahkan tahun.

Bukankah hidup adalah pilihan ? Setiap langkah yang akan kita jalani pasti bersifat pilihan. Yang paling susah adalah jika kita mulai dihadapkan pada pilihan yang menyangkut perasaan sendiri dan hati orang lain. Semua itu akan membuat dilematis !

Dilema saat kita dihadapkan pada pilihan, ketika kita harus memutuskan sesuatu dengan bijak, yang keputusan itu akan menentukan langkah kita ke depan.

“Kita tak akan pernah benar-benar tahu apakah keputusan yang kita ambil berada pada posisi benar atau salah, sampai kita benar-benar telah memutuskan. Yang perlu kita yakini, saat kita memutuskan sesuatu, terlepas keputusan itu benar atau salah, berarti kita telah sukses melewati satu tahap kehidupan.

Kebaikan dan keburukan yang ada setelah keputusan adalah konsekwensi dari sebuah keputusan. Maka yang perlu dilakukan sebelum memutuskan, cari informasi sebanyak-banyaknya, pertimbangkan baik-buruknya, sholat istikhoroh dan mohon petunjuk dari Allah. Lalu, putuskan dan serahkan kejadian selanjutnya pada Allah”.



Sebuah pilihan yang kadang menyita waktu untuk berpikir menentukan pilihan tersebut. Pilihan butuh pemikiran yang matang, karena dengan mengambil sebuah pilihan berarti kita pun harus mengambilnya ‘satu paket’ bersama resiko-resikonya untuk memperjuangkan apa yang telah menjadi pilihan kita.

Ketika kau sudah memilih, konsistenlah. Karena dari situlah kunci kesuksesanmu bermula. Bila kau mudah menyerah dan surut langkah, maka jangan pernah bermimpi tuk menjadi sang juara”

Penulis : Deka Adrianto Utomo