Pengumuman Pemenang Bulan Bahasa – DI’s Way

Setelah melalui penilaian yang dilakukan tim DI’s Way, nama-nama di bawah ini diputuskan sebagai pemenang Bulan Bahasa.

Pemenang ini terdiri dari dua kategori. Yakni kategori komentar untuk unggahan public figure di media sosial dan pemenang untuk koreksi tulisan yang muncul di DI’s Way.

Harap para pemenang menghubungi tim DI’s Way melalui email: redaksi@disway.id

Subyek Email: Pemenang Bulan Bahasa

Isi email: Tuliskan nama, alamat pengiriman hadiah, dan nomer ponsel

Ketentuan lain: Kirimkan foto identitas (attach file di email)

 

Terima kasih atas perhatiannya. Salam satu bahasa, Bahasa Indonesia.  

 

 


















No.

Nama

Komentar

13.

Syarif 

mejanya = mejanyi
Abah Harus konsisten.

14.

Amins

jam — pukul Jam menunjuk benda. Pukul menunjuk waktu.

15.

Aril

Penulisan “kerjasama” seharusnya “kerja sama” pak

16.

Zainal

‘entrepreneur’ Bah. Bukan ‘enterpreneur’

17.

 

Daniel

 

Saya bisa memahami langkah anak usaha Garuda Indonesia  itu.   — ada double spasi 

18.

Ahmad

Tiba di sekolah ia sudah dihadang panggilan kepala sekolah.” hadang –> yang baku adalah adang

19.

Edy Iswanto

“Agar si ibu lekas pulih –dan bisa lekas melayani suaminya lagi”  “Suaminya” –> “suaminyi”

20.

Achmad Tohari

Menurut saya, mengantar (menemani  orang pergi) lebih cocok digunakan.

21.

Rofiq

jika kata “sedang” diganti “sedangkan”,

22.

Pion

Kuat-kuatan ==> adu kuat ‘masa keemasan’ ==> puncaknya

23.

Sholichan

“jika” lebih enak ditranslate ke bahasa inggris daripada kata “kalau”. hehehe

24.

Kmail

Saya nyangkut di tulisan, Umur : 20 tahun (Lahir 2 September 2000) . 2019 – 2000 = 19 tahun Pak. Meleset satu tahun Pak hehehe…

25.

Lala

Pada kata “hukumannyi”, nyi/nya di sini sepertinya refer to “tuduhan” bukan refer to “si gadis biru”. Jadi, lebih tepat kalau pakai “nya” bukan “nyi”

26.

Mikhailo

— Sentitif — sensitif “Tapi peraturan di Iran benar-bemar tidak membolehkan wanita nonton sepak bola. Sahar tidak kekurangan akal.” —benar-bemar — benar-benar Ngapunten Abah