Sekolah itu emang buat apa ? Apa yang kamu dapatkan ?

Deka Adrianto Utomo

Sekolah memang tempat memperoleh pendidikan. Tapi tidak semua pendidikan bisa kamu dapatkan dari sekolah. Sekolah cuma pilihan untuk mendapatkan pendidikan. Sampai sejauh ini pendidikan memang identik dengan sekolah.

Yang kita perlu catat adalah tidak semua pendidikan adalah sekolah, meskipun semua sekolah memang merupakan tempat memperoleh pendidikan. Itulah yang mesti dicatat bahwa yang terpenting bukan sekolahnya, bukan selesai atau tidaknya, melainkan apa yang kamu dapatkan di sekolah ?

Kalau kita merasa tidak mendapat apa-apa dari sekolah, artinya kamu cuma menjalankan sekolah itu sebagai bagian dari rutinitas kehidupan. Kamu cuma menjalankan sekolah sebagai kegiatan yang biasa kamu lakukan tiap hari yaitu pergi, lalu pulang. Hasilnya, kamu tidak akan mendapat apa-apa.

Menurut saya inilah yang membuat banyak orang gagal dalam hidupnya, meskipun mereka telah menyelesaikan sekolahnya, mereka cuma menjalankan sekolah sekedar sebagai rutinitas dalam kehidupan. Mereka tidak menjalankan “kehidupan” di sana. Padahal, seharusnya mereka itu “hidup” dalam kegiatan sekolah tersebut.

Makanya kamu jangan “asal sekolah” kalau ingin sukses dan hebat. Kalian mesti menjalani sebuah sekolah sebagai sebuah kehidupan yang mesti kita jalankan dan pertanggungjawabkan. Apabila kamu terlibat di dalamnya kamu menjalani sekolah itu sebagai sebuah kehidupan, kamu akan lebih bertanggung jawab pada hidupmu.

Apabila kamu menjalani sekolah hanya sebagai rutinitas saja maka akan jadi beban buatmu sehingga akhirnya kamu menjalani hanya sebagai syarat sekedarnya dan asal-asalan sehingga di dalam benakmu timbul prinsip “yang penting selesai” itulah kenapa korelasi dalam kehidupan itu akan selalu berjalan seiring dengan perkembangan mental seseorang. seperti tokoh filsuf kenamaan yunani kuno pernah berkata “Hidup yang tidak dikoreksi, maka tidak layak buat diteruskan”

Dalam kehidupan sekolah ataupun perkembangan mempelajari kehidupan pengetahuan dan tanggung jawab terhadap perjalanan hidup kamu sendiri juga berpengaruh

“Apa sih, yang udah kamu lakukan sekarang dengan sekolah kamu sebagai bentuk tanggung jawab terhadap sejarah hidupmu ?” Apakah kamu udah melakukan hal-hal baik dan hebat ? atau kamu cuma malas-malasan dan asal-asalan?

Semua terserah kalian, karena sejarah dan pengalaman dalam berkehidupan itu tergantung dari pribadi kalian dalam memperlakukan sejarahmu sendiri. Apakah kamu akan jadi orang yang dilupakan dan tidak akan pernah dianggap pernah hidup dalam sejarah karena tidak pernah melakukan apapun yg berharga dan dahsyat dalam hidupmu? atau sebaliknya kamu bakal dikenang banyak orang karena telah melakukan sesuatu yg dahsyat yang tidak biasa ?

Lalu apa korelasi dalam kehidupan bersekolah itu tadi dan representasi tanggung jawab dalam kehidupan kita? jawabannya sederhana yaitu “Berkaryalah !” silahkan kalian berkaryalah agar namamu dikenang dalam sejarah sekolahmu dengan hal yang positif.

Jadikan sekolah itu sebagai bagian dari hidupmu. Bukan sekolah yang hanya mengajarkan teori yang hanya menjadikanmu penghafal rumus dan sebagainya akan tetapi jadikan sekolah itu yang mengajarimu kehidupan atau cara memperjuangkan kehidupan itu.

Tapi ingat, tujuan dan konsep dasar dari pendidikan itu adalah aktualisasi dan korelasi itu dalam keseharianmu. Sepandai apa pun kamu, jika ilmu cuma ada di kepalamu percuma aja. Sebab pendidikan harus bisa membuatmu siap hidup, siap belajar, dan siap pakai.

Penulis : Deka Adrianto Utomo