Undangan Najwa – DI’s Way

 

 

 

Najwa Shihab jadi buah bibir di dunia maya, Rabu (25/9). Penyebabnya karena undangannya. Kepada Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet).

 

Undangannya itu diposting di Twitternya @NajwaShihab dan Instagramnya @najwashihab. 

 

Secara terbuka, dia mengundang Bamsoet hadir di acara Mata Najwa. Yang ditayangkan live di Trans 7. Pada Rabu (25/9), pukul 20.00 WIB. Dengan tema: ”Ujian Reformasi”. 

 

”Pak Ketua DPR yth, jika benar ingin berdialog dengan mahasiswa, dengan rendah hati kami undang ke @matanajwa malam ini. Jadi publik bisa ikut menyimak. Jangan khawatir, tidak akan ada gas air mata di @matanajwa,” cuit Najwa di Twitternya.

 

Di Twitternya itu, dia juga memposting salah satu berita kompas.com. Yang memuat pernyataan Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar. Tentang keinginan Bamsoet bertemu mahasiswa. Saat berdemonstrasi pada Selasa (24/9). 

 

Tetapi saat itu, Bamsoet tidak jadi bertemu mahasiswa. Sebab, ia dikabarkan terkena gas air mata. Ketika akan menyambangi mahasiswa di luar gedung DPR.

 

Karena itulah, Najwa memastikan kepada Bamsoet, tidak akan ada gas air mata di acara yang dipandunya tersebut.

 

Undangan Najwa di Twitternya sudah disukai 107 ribu kali, dan di Retweet 129 ribu kali. Sedangkan di Instagramnya disukai 962.997 kali, dengan 46.264 komentar.

 

Undangan Najwa di Instagramnya juga sampai dikomentari selebriti. Di antaranya penyanyi Rossa. Yang mengatakan akan menunggu kehadiran Bamsoet di acara tersebut.

 

”Aku mantengin nanti malam!” tulis Rossa.

 

Vokalis Band Kotak Tantri Syalindri juga ikut berkomentar di postingan Najwa. ”Kita lihat, mau apa nggak?” tulis Tantri.

 

Karena undangan terbuka itu, pada Rabu (25/9), Mata Najwa menjadi berita paling banyak dicari. Google Trend mencatat, lebih dari 200 ribu kali ditelusuri.

 

Instagram @mata najwa juga banyak dikunjungi netizen. Banyak yang memuji narasi yang dikatakan Najwa. Pada video yang diposting di akun Instagram tersebut.

 

Begini bunyi narasi Najwa tersebut:

 

Rangkaian demonstrasi terjadi di berbagai kota, bentuk protes atas legislasi yang semena-mena.

Undang-undang yang dikebut di akhir masa jabatan, wajar jika memantik banyak sekali kecurigaan.

Apalagi menjelang pengesahan seperti tuli, para penyusunnya seperti ogah mendengar aspirasi.

Menutup diri dari pemantauan masyarakat, menimbulkan syak wasangka terjadi patgulipat.

Sudahkah aspirasi rakyat benar-benar didengarkan, ataukah para elit menganggap kita laik dipinggirkan?

 

 

Lalu apakah Bamsoet memenuhi undangan Najwa?

 

Saya yang tadi malam juga sempat menonton acara Mata Najwa, tak melihat kehadiran Bamsoet. 

 

Kemungkinan, kehadirannya diwakili Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Yang di acara itu, banyak berdebat dengan presiden mahasiswa dari beberapa universitas. 

 

Najwa di acaranya itu juga sempat menjelaskan, mengapa mengundang Bamsoet secara terbuka. Menurut dia, itu karena tak ada respons dari Bamsoet.

 

”Kami berusaha mengundang ketua DPR selama tiga minggu terakhir ini. Saya dari Mata Najwa sudah menghubungi Bapak Bambang Soesatyo dari semua jalur, tapi tidak ada respons. Karena itu, kami kirimkan undangan secara terbuka melalui media sosial,” katanya.

 

Saya yakin, Najwa, Rossa, Tantri, dan penonton Mata Najwa banyak yang kecewa. Karena ketidak hadiran Bamsoet di acara tersebut. 

 

Hingga saya menulis naskah ini, saya juga belum tahu, apa alasan Bamsoet tak memenuhi undangan Najwa. 

 

Saya pun tak mau menerka-nerka alasannya. Terlebih bersyak wasangka. Silakan penonton Mata Najwa saja yang menilainya.(wirahadikusumah)