Untuk Irwansyah – DI’s Way

Saat belajar bahasa Indonesia sering didengar istilah “bahasa Indonesia yang baik dan benar”. Bagaimana bahasa Indonesia yang baik dan benar?

Dari beberapa referensi bacaan dapat disimpulkan bahwa bahasa yang baik adalah bahasa yang sesuai dengan situasi penggunaannya. Variasi bahasa sesuai dengan penggunaannya disebut ragam bahasa.

Secara singkat, ada ragam bahasa resmi, ada ragam bahasa tidak resmi. Dalam situasi formal/resmi lebih pas digunakan ragam bahasa resmi. Dalam situasi yang tidak resmi digunakan ragam bahasa tidak resmi.

Bahasa yang benar adalah bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa, dalam hal bahasa Indonesia sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).



Jadi, bahasa yang baik dan benar adalah bahasa yang sesuai dengan situasi penggunaannya dan sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku.

Berikut ini kiriman Irwansyah dalam Instagram pribadinya pada tanggal 26 September 2019.

Buat aku RTC ini kecil tapi dalem , sebentar tapi ga mau pisah , aku ngerasa klop dr mulai crew sampe pemain , alhamdulillah ga ada yg ngeselin , saling dukung dan yg paling penting saling menghormati satu sama lain , Allah blm kasih keberkahan dgn banyak episode ,tp keberkahan punya keluarga baru , semoga kalian semua selalu dilindungi oleh Allah dan sukses selalu yaaaa

Berdasarkan kiriman Irwansyah di atas, ada beberapa hal yang perlu dikoreksi, yaitu:

  • Buat dalam KBBI berarti kerjakan atau lakukan. Jika dikaitkan dengan konteks kalimat di atas maknanya akan berubah. Buat yang dimaksud berarti bagi, kata tersebut sering digunakan dalam ragam percakapan tidak resmi.
  • Tapi adalah bentuk tidak baku dari tetapi.
  • Dalem juga merupakan kata yang digunakan dalam bahasa percakapan tidak resmi. Kata yang tepat adalah dalam.
  • Ga adalah kata tidak baku dari tidak
  • pisah lebih baik jika diberi imbuhan menjadi berpisah
  • Ngerasa adalah kata tidak baku dari merasa
  • Klop adalah kata tidak baku, hanya digunakan dalam ragam percakapan tidak resmi
  • Singkatan dr tidak tepat karena tidak sesuai dengan kaidah penyingkatan dalam PUEBI. Jika belum ada singkatan resminya, lebih baik diketik secara lengkap.
  • Crew adalah kata bahasa asing yang selayaknya diketik miring
  • Sampe adalah kata tidak baku dari sampai
  • Singkatan yg tidak tepat karena tidak sesuai dengan kaidah penyingkatan dalam PUEBI
  • Ngeselin adalah kata tidak baku mengesalkan
  • dukung lebih baik jika diberi imbuhan menjadi mendukung agar selaras dengan kata sesudahnya
  • Sama dalam satu sama lain adalah bentuk tidak baku dari dengan
  • Singkatan blm tidak tepat karena tidak sesuai dengan kaidah penyingkatan dalam PUEBI
  • Kasih adalah kata tidak baku dari beri sebab kasih berarti perasaan saying
  • Singkatan dgn tidak tepat karena tidak sesuai dengan kaidah penyingkatan dalam PUEBI
  • Punya lebih baik jika diberi imbuhan menjadi mempunyai
  • Yaaaa tidak ada dalam KBBI, cukup dengan kata ya.

Jika diperhatikan lagi, didapati ada ketidaktepatan penggunaan spasi dalam kalimat-kalimat di atas. Tidak boleh ada spasi sebelum koma. Selain itu, tidak didapati ada tanda titik sebagai intonasi final akhir kalimat.

Demikian tulisan singkat ini. Mohon dimaafkan jika ada kesalahan. Terima kasih.(Ahmad Baihaqi)